Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT Tahun 2026 Siap Digelar di Jemaat Seydon Alor

Ketua Panitia Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT Tahun 2026, Pnt. Obeth Bolang. (Foto: doc tribuanapos.net). 
Ketua Panitia Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT Tahun 2026, Pnt. Obeth Bolang. (Foto: doc tribuanapos.net). 
KALABAHI — Pekan Raya Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) siap digelar di Jemaat GMIT Seydon, Klasis Alor Barat Laut (ABAL), Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.
Kegiatan yang menjadi ruang perjumpaan, pembinaan dan pengembangan potensi pemuda GMIT tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 12–17 Oktober 2026.
Panitia mengusung tema “DARE TO BE A LEADER” atau berani menjadi seorang pemimpin. Tema tersebut diterjemahkan melalui semangat “Bertumbuh, Berkarya, Berdampak.”
Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT dirancang tidak hanya sebagai kegiatan pertemuan pemuda, tetapi juga menjadi ruang pembinaan iman, pengembangan karakter, kepemimpinan, kreativitas, kewirausahaan, serta kepedulian sosial.
Kegiatan tersebut akan mempertemukan perutusan pemuda dari 57 Klasis di lingkup Sinode GMIT.
Berbagai agenda telah disiapkan panitia, antara lain seminar kepemimpinan, pemuridan, pembinaan karakter, pentas seni, expo pemuda, kegiatan UMKM, bakti sosial, hingga kegiatan kebersamaan.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/08/08/ayah-adriano-padama-saya-kaget-sedih-kagum-melihat-anak-saya-bicara-dengan-mentan/
Ketua Panitia Pelaksana Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT, Pnt. Obeth Bolang, mengatakan panitia mulai melakukan berbagai tahapan persiapan untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurut Obeth, persiapan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unsur Jemaat dan berbagai pihak. Obeth optimis kegiatan akan sukses digelar di GMIT Seydon sesuai rencana Tuhan.
“Persiapan baru mulai, mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan baik. Kami semua tim panitia dan semua hamba-hamba Tuhan siap menyukseskan kegiatan ini untuk kemuliaan nama Tuhan,” kata Obeth, Rabu (30/9) di Kalabahi.
Pnt. Obeth Bolang juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Majelis Sinode GMIT dan Pengurus Pemuda Sinode GMIT yang telah menetapkan Jemaat GMIT Seydon, Klasis ABAL sebagai tuan dan nyonya rumah Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT Tahun 2026.
Menurut Obeth, kepercayaan tersebut merupakan sebuah kesempatan sekaligus tanggung jawab iman bagi panitia dan Jemaat GMIT Seydon untuk mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dengan sebaik-baiknya.
Ia optimistis penetapan Alor sebagai tuan rumah akan menjadi motivasi bagi seluruh panitia bersama Jemaat GMIT Seydon untuk bekerja dan berkolaborasi menyukseskan seluruh rangkaian Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT Tahun 2026.
“Terima kasih Bapa Ketua Sinode GMIT dan Ketua Pemuda Sinode GMIT yang sudah memilih Alor sebagai tuan rumah. Kami akan bekerja bersama jemaat untuk menyukseskan kegiatan Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT di Seydon,” katanya.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/08/17/gempa-magnitudo-30-guncang-alor-warga-panik-berhamburan-ke-luar-rumah/
Obeth mengatakan kepercayaan tersebut juga menjadi momentum bagi pemuda dan warga gereja di Tribuana Alor untuk menunjukkan semangat pelayanan, kebersamaan dan keramahan sebagai bagian dari keluarga besar Sinode GMIT.
Ia berharap seluruh elemen gereja, khususnya Jemaat GMIT Seydon dan pemuda di Klasis Alor Barat Laut, dapat mengambil bagian sesuai dengan peran masing-masing.
Pnt. Obeth juga mengajak pemuda dari seluruh klasis di lingkup Sinode GMIT untuk mengambil bagian dalam Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT di Seydon.
Ia berharap para pemuda tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga aktif dalam berbagai agenda yang telah disiapkan.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk membangun persaudaraan antarpemuda. Pemuda juga dapat mengembangkan potensi melalui berbagai agenda yang telah disiapkan panitia,” ujarnya.
Menurut dia, perjumpaan pemuda dari berbagai klasis dapat menjadi ruang untuk saling mengenal, berbagi pengalaman, memperkuat persaudaraan, dan membangun semangat pelayanan bersama.
Pnt. Obeth Bolang juga mengharapkan dukungan dari berbagai pihak untuk menyukseskan pelaksanaan Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT.
Dukungan tersebut diharapkan datang dari gereja, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, jemaat-jemaat di Klasis ABAL, serta seluruh masyarakat Alor.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/08/20/mentan-penuhi-janji-rp33-miliar-disiapkan-untuk-bangun-pertanian-alor/
Menurut dia, kolaborasi antara gereja, pemerintah dan masyarakat diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.
“Mohon dukungan pemerintah daerah; Bapak Bupati Alor, Wakil Bupati Alor, gereja-gereja di Tribuana Alor, dan seluruh masyarakat Alor untuk kita sukseskan kegiatan Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT di Alor,” kata Obeth.
Ia berharap kehadiran pemuda dari berbagai klasis juga dapat memberikan suasana baru bagi Jemaat GMIT Seydon dan masyarakat di wilayah Klasis ABAL.
Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT akan menghadirkan berbagai kegiatan yang memadukan pembinaan kerohanian, kreativitas, pengembangan kapasitas, kewirausahaan dan kepedulian sosial.
Sejumlah agenda yang telah direncanakan panitia meliputi Pentas Seni Rohani, Pemuda Baomong, Seminar dan Pelatihan, Expo Pemuda, UMKM, Game, Wisata, Bakti Sosial, Api Unggun, Ibadah Penyegaran Iman, dan Photobooth.
Pentas Seni Rohani akan menjadi ruang bagi pemuda untuk mengekspresikan kreativitas melalui berbagai bentuk seni yang bernafaskan iman Kristen.
Sementara itu, seminar dan pelatihan diarahkan untuk memperkuat pengetahuan, karakter dan kapasitas pemuda.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/09/21/gamki-alor-gmit-sion-alemba-gelar-ipi-dan-kemah-rohani-padukan-penguatan-iman-dan-pemberdayaan-masyarakat/
Melalui Expo Pemuda dan UMKM, para peserta juga mendapat ruang untuk memperkenalkan karya, kreativitas maupun produk yang dikembangkan pemuda.
Agenda bakti sosial menjadi bagian dari upaya menghadirkan kepedulian pemuda kepada masyarakat.
Sedangkan Ibadah Penyegaran Iman menjadi salah satu bagian penting dalam keseluruhan rangkaian kegiatan.
Pnt. Obeth Bolang berharap Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Ia menginginkan seluruh rangkaian kegiatan memberikan pengalaman, pembelajaran dan makna iman bagi setiap pemuda yang hadir.
“Kami berharap kegiatan ini melahirkan makna iman dan spirit baru bagi pelayanan pemuda,” ujar Obeth.
Spirit tersebut diharapkan mendorong pemuda untuk semakin bertumbuh dalam iman, memiliki karakter yang kuat, berani mengembangkan potensi, serta semakin aktif melayani gereja dan masyarakat.
Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT di Jemaat GMIT Seydon juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan antarpemuda dari berbagai klasis.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/09/21/wakil-bupati-alor-rocky-winaryo-tutup-rangkaian-ipi-dan-kemah-rohani-gamki-alor-gmit-sion-alemba/
Dari Seydon, para pemuda diharapkan membawa pulang semangat baru untuk terus melayani dan berkarya di tempat masing-masing.
Bagi panitia dan Jemaat GMIT Seydon, penetapan Alor sebagai tuan rumah menjadi kesempatan untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT.
Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan menjadi bagian dari pelayanan pemuda untuk gereja, masyarakat dan kemuliaan nama Tuhan Yesus.
Semangat itu dirangkum dalam pesan utama Pekan Raya Pemuda Sinode GMIT Tahun 2026: DARE TO BE A LEADER; BERTUMBUH, BERKARYA, BERDAMPAK. (*dm).