Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo Tutup Rangkaian IPI dan Kemah Rohani GAMKI Alor–GMIT Sion Alemba

Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo menutup rangkaian IPI dan Kemah Rohani GAMKI Alor–GMIT Sion Alemba, Jumat 18 September 2026 di Lapangan Sepakbola Kecamatan Lembur. (Foto: doc trubuanapos.net/Aris).
Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo menutup rangkaian IPI dan Kemah Rohani GAMKI Alor–GMIT Sion Alemba, Jumat 18 September 2026 di Lapangan Sepakbola Kecamatan Lembur. (Foto: doc trubuanapos.net/Aris).
KALABAHI — Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Ibadah Penyegaran Iman (IPI)/KKR dan Kemah Rohani GAMKI Alor–GMIT Sion Alemba Tahun 2026, Jumat 18 September di Lapangan Sepakbola Alemba, Kecamatan Lembur.
Kegiatan yang mengusung tema “Dipulihkan untuk Menjadi Berkat” tersebut dihadiri sekitar 2.500 jemaat dan masyarakat dari berbagai wilayah Klasis Alor Tengah Utara (ALTAR), Alor Timur Laut (ATL), dan wilayah sekitarnya.
Dalam sambutannya, Rocky memberikan apresiasi kepada DPC GAMKI Kabupaten Alor yang dinilainya terus mengambil bagian dalam pelayanan gereja dan pembangunan masyarakat.
“Pemerintah daerah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus GAMKI Alor yang terus aktif membangun gereja dan masyarakat,” kata Rocky.
Rocky mengatakan, Pemerintah Kabupaten Alor akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan GAMKI yang berorientasi pada pelayanan gereja dan masyarakat.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/08/09/berani-bersuara-di-depan-mentan-mahasiswa-undip-adriano-padama-dapat-apresiasi-beasiswa-dari-wagub-ntt-dan-wabup-alor/
Ia juga memberikan motivasi kepada para pemuda GAMKI agar terus melayani Tuhan dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah melalui karya nyata.
Rocky Buka Pidato dengan Lagu “Tak Tersembunyi Kuasa Allah”
Suasana penutupan IPI dan Kemah Rohani menjadi semakin emosional ketika Rocky Winaryo membuka pidatonya dengan menyanyikan lagu rohani: “Tak Tersembunyi Kuasa Allah.”
Rocky kemudian menceritakan bahwa lagu tersebut memiliki makna iman yang sangat pribadi dalam perjalanan hidupnya bersama Bupati Alor, Iskandar Lakamau.
Ia mengisahkan, lagu tersebut menjadi salah satu sumber kekuatan ketika dirinya bersama Iskandar Lakamau berada dalam masa perjuangan dan mengurus berbagai administrasi dalam proses Pilkada Alor 2024.
Menurut Rocky, lagu tersebut mengingatkannya bahwa kuasa Allah tidak pernah tersembunyi dan memberikan kekuatan untuk terus melangkah menghadapi proses Pilkada.
Pasangan Iskandar Lakamau–Rocky Winaryo kemudian ditetapkan KPU Kabupaten Alor sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Alor terpilih periode 2025–2030.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/08/09/lbh-gmit-abdi-damai-resmi-hadir-di-alor-delapan-advokat-siap-dampingi-jemaat-dan-masyarakat/
Kesaksian iman yang disampaikan Rocky tersebut sontak menyentuh hati jemaat. Suasana lapangan menjadi haru dan sejumlah jemaat terlihat meneteskan air mata.
Usai menyampaikan sambutan dan motivasi, Rocky secara resmi menutup seluruh rangkaian IPI dan Kemah Rohani GAMKI Alor–GMIT Sion Alemba Tahun 2026.
Sementara itu, Ketua Panitia IPI dan Kemah Rohani GAMKI Alor–GMIT Sion Alemba, Maria Orpa Ladang, dalam laporan panitia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada kehidupan spiritual, tetapi juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Mengusung tema “Dipulihkan untuk Menjadi Berkat”, rangkaian kegiatan mencakup pelayanan spiritual, kesehatan, pendidikan, ekonomi, lingkungan hidup, serta pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan antara lain Seminar Pengembangan Komoditas Unggulan Perkebunan Alor, pelayanan kesehatan gratis, aksi penanaman pohon, pasar sembako murah, pembagian buku bacaan Kristen dan Alkitab, pembagian makanan tambahan bergizi anak, serta IPI/KKR.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/08/09/lbh-gmit-abdi-damai-resmi-hadir-di-alor-delapan-advokat-siap-dampingi-jemaat-dan-masyarakat/
Dalam seminar pengembangan komoditas unggulan perkebunan, panitia menghadirkan Rektor Untrib Elia Maruli, S.E., M.M, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Alor Rasyid Miran, S.P, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Alor Eenes Mokoni, S.Sos, serta pegiat pembangunan desa Machris Mau, S.P.
Forum tersebut membahas potensi komoditas unggulan perkebunan Alor, tantangan pengembangan, hingga peluang menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Panitia juga melaksanakan pelayanan kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Alor dan Puskesmas Lembur. Sekitar 80 pasien mendapatkan pelayanan kesehatan dengan perhatian pada sejumlah penyakit, termasuk malaria, DBD, TBC, serta penyakit tidak menular.
Di bidang lingkungan, sekitar 350 anakan mangga okulasi, rambutan, dan kelapa ditanam dengan dukungan Dinas Pertanian Kabupaten Alor dan Camat Lembur. Panitia juga menyebut adanya dukungan sekitar 500 anakan jambu yang direncanakan untuk penanaman pada November mendatang.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/08/10/kkj-ntt-dan-aji-kupang-soroti-pemberitaan-kasus-bildad-thonak-tolak-jurnalisme-tendensius-dan-penghakiman/
Sementara melalui program pasar sembako murah, sekitar 3 ton paket sembako, khususnya beras laku terjual di jemaat GMIT Sion Alemba dan masyarakat Kecamatan Lembur.
Di bidang pendidikan dan literasi, sekitar 460 siswa, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA di Desa Lembur Timur dan Desa Tuleng, menerima buku bacaan Kristen melalui kerja sama dengan LPM Untrib.
Sedangkan program makanan tambahan bergizi menyasar sekitar 130 anak di Posyandu Desa Lembur Timur dan Desa Tuleng.
Sebagai puncak kegiatan, IPI/KKR menghadirkan Pdt. Rony Mandang dan Pdt. Meri E. Djami serta diikuti sekitar 2.500 jemaat dan masyarakat.
GAMKI: Iman Harus Dihadirkan dalam Tindakan Nyata
Ketua DPC GAMKI Kabupaten Alor, Dematrius Mautuka, dalam sambutan penutupan mengatakan bahwa tema “Dipulihkan untuk Menjadi Berkat” harus menjadi gerakan hidup setelah kegiatan berakhir.
Menurutnya, pemulihan iman tidak boleh berhenti pada pengalaman pribadi, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian kepada keluarga, gereja, masyarakat dan lingkungan.
“Kita datang untuk dipulihkan. Kita pulang untuk menjadi berkat,” menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan Dematrius.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/08/10/rektor-undip-janjikan-beasiswa-s2-double-degree-untuk-adriano-padama-hingga-sheffield-university-inggris/
Ia menegaskan bahwa kegiatan GAMKI tidak hanya berbicara mengenai iman, tetapi juga berusaha menghadirkan iman melalui tindakan nyata.
“Iman harus hadir dalam tindakan. Iman harus peduli terhadap kesehatan, pendidikan, ekonomi masyarakat, lingkungan dan kehidupan sosial,” ujarnya.
Dematrius juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja sejak tahap persiapan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
Ia mengajak pemuda GAMKI dan Jemaat GMIT Sion Alemba untuk terus mengambil bagian dalam pembangunan gereja dan Kabupaten Alor.
“Jangan takut bermimpi besar untuk Alor. Jangan takut mengambil bagian dalam pembangunan. Pemuda Kristen tidak dipanggil hanya untuk menjadi penonton sejarah. Kita dipanggil untuk menjadi bagian dari sejarah,” katanya.
Ia juga berpesan agar semangat pelayanan yang telah dibangun selama IPI dan Kemah Rohani tidak berhenti ketika kegiatan selesai.
“Kemah kita boleh selesai, tetapi pelayanan kita tidak boleh selesai. IPI boleh ditutup, tetapi penyegaran iman harus terus berlangsung dalam kehidupan kita,” tegasnya.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/08/14/menembus-pulau-pulau-alor-bulog-mulai-salurkan-bantuan-pangan-ke-seluruh-kecamatan/
Dematrius mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah, Bupati, Wakil Bupati Alor, Sekda Alor dan pimpinan OPD yang telah hadir langsung dalam kegiatan IPI dan Kemah Rohani.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Majelis Jemaat dan seluruh jemaat GMIT Sion Alemba yang bekerja ekstra untuk menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan IPI dan Kemah Rohani.
Selain itu, Dematrius juga mengucapkan terima kasih kepada Bapa/Ibu Gembala Sidang GBI Filadelfia Bungawaru, hamba-hamba Tuhan dan tim yang telah berkolaborasi dengan GAMKI menyukseskan kegiatan IPI dan Kemah Rohani.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua tim dekorasi, perlengkapan dan penerangan yang telah sukses berkolaborasi dengan GAMKI dalam menyukseskan kegiatan IPI dan Kemah Rohani.
Selain itu, Dematrius memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan dan Puskemas Lembur, Pemerintah Desa, yang telah bekerja sama menyukseskan program pelayanan kesehatan gratis.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Kadis Pertanian dan Perkebunan Alor, Rektor Untrib, Ketua Komisi 3 dan Senior Machris Mau yang telah hadir menjadi pembicara seminar perkebunan Alor.
Dematrius Mautuka mengucapkan terima kasih juga kepada Pdt. Dr. Ronny Mandang dan Pdt. Meri E. Djami yang telah hadir menjadi pengkhotbah IPI/KKR.
“Terima kasih kepada senior GAMKI dan semua umat Tuhan yang telah berkontribusi melalui doa dan dana dalam mendukung pelayanan orang muda Kristen di GAMKI Alor. Kiranya Tuhan Yesus sang empunya berkat memberkati kita semua. Amin,” tegasnya.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/08/15/update-gempa-m-77-guncang-flores-tsunami-sempat-diperingatkan-lima-warga-dilaporkan-meninggal/
GMIT Sion Alemba: Menjadi Tuan Rumah Adalah Kebanggaan Jemaat
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Jemaat GMIT Sion Alemba, Daud Lanfa, menyampaikan apresiasi kepada GAMKI Alor yang telah berkolaborasi dengan GMIT Sion Alemba dan memilih jemaat tersebut sebagai tuan rumah pelaksanaan IPI dan Kemah Rohani Tahun 2026.
Menurut Daud, kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh jemaat GMIT Sion Alemba.
Ia bersyukur karena seluruh proses persiapan hingga puncak kegiatan dapat berjalan dengan baik.
Daud juga memberikan apresiasi kepada Majelis Jemaat dan seluruh warga GMIT Sion Alemba yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.
“Ini menjadi sebuah kebanggaan bagi seluruh jemaat Sion Alemba. Kami bersyukur karena seluruh persiapan kegiatan dapat berjalan dengan baik sampai pada puncak acara,” ujar Daud.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/08/17/gempa-magnitudo-30-guncang-alor-warga-panik-berhamburan-ke-luar-rumah/
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Alor, pemerintah kecamatan Lembur dan pemerintah Desa Lembur Timur yang telah memberikan dukungan kepada GMIT Sion Alemba dan GAMKI dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Daud berharap kolaborasi antara gereja, GAMKI, pemerintah dan masyarakat dapat terus terpelihara setelah kegiatan berakhir.
Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan satu pihak, tetapi merupakan hasil kerja bersama.
“Saya berharap usai kegiatan ini seluruh jemaat Sion Alemba dan GAMKI Alor diberkati Tuhan Yesus,” katanya.
Daud juga mengajak seluruh jemaat untuk tidak melihat berakhirnya kegiatan sebagai akhir dari pelayanan.
Ia berharap semangat kebersamaan, persaudaraan dan pelayanan yang telah terbangun selama IPI dan Kemah Rohani dapat terus dibawa dalam kehidupan jemaat sehari-hari.
“Kiranya apa yang sudah kita mulai bersama melalui kegiatan ini terus menjadi berkat bagi jemaat, masyarakat dan daerah. Kami bersyukur telah menjadi bagian dari pelayanan ini dan berharap kerja sama seperti ini dapat terus terjalin di masa yang akan datang,” ujarnya.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/08/20/mentan-penuhi-janji-rp33-miliar-disiapkan-untuk-bangun-pertanian-alor/
Apresiasi untuk Semua Pihak
Penutupan kegiatan turut dihadiri sejumlah pimpinan OPD Kabupaten Alor, senior GAMKI, Para Pendeta dari berbagai denominasi, Camat Lembur Isak Samau, para kepala desa se-Kecamatan Lembur, pimpinan gereja, pelayan Tuhan, kader dan senior GAMKI, serta jemaat dan masyarakat.
Panitia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Alor, GMIT Sion Alemba, seluruh gereja dan denominasi, KMK GMIT ALTAR, ATL, ALSEL dan KMK se-Klasis Tribuana Alor, Dinas Kesehatan, Puskesmas Lembur, Dinas Pertanian dan Perkebunan, Rektor Untrib, para donatur, tim pelayanan, tim kesehatan, aparat keamanan, serta seluruh masyarakat yang telah mengambil bagian.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum pelayanan bersama yang memadukan iman, kepedulian sosial dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan berakhirnya kegiatan di Alemba, pesan “Dipulihkan untuk Menjadi Berkat” diharapkan tidak berhenti sebagai tema kegiatan, tetapi terus diwujudkan melalui kehidupan dan pelayanan seluruh peserta.
Dari Alemba, GAMKI Alor dan GMIT Sion Alemba membawa satu pesan: iman yang dipulihkan harus menjadi berkat bagi gereja, masyarakat dan Kabupaten Alor. (*tim).