Sukses Gelar Sidang MPH dan HUT Ke-76 PGI, Ketua Timpel Obeth Bolang Sampaikan Terima Kasih Mendalam kepada Semua Pihak

Ketua Timpel Sidang MPH dan HUT Ke-76 PGI, Pnt. Obeth Bolang, S.Sos.,M.AP, ketika membaca laporan panitia di perayaan HUT Ke-76 PGI, Senin (25/5) di Gereja Pola Tribuana Kalabahi. (Foto: doc tribuanapos.net/dm).
Ketua Timpel Sidang MPH dan HUT Ke-76 PGI, Pnt. Obeth Bolang, S.Sos.,M.AP, ketika membaca laporan panitia di perayaan HUT Ke-76 PGI, Senin (25/5) di Gereja Pola Tribuana Kalabahi. (Foto: doc tribuanapos.net/dm).
KALABAHI, – Rangkaian kegiatan Sidang Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPH PGI) dan Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 PGI di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berlangsung sejak 21 Mei hingga 26 Mei 2026, resmi berakhir dengan sukses dan penuh sukacita.
Dalam puncak perayaan, Ketua Tim Pelaksana (Timpel), Pnt. Obeth Bolang, S.Sos., M.AP, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih mendalam kepada pemerintah, lintas tokoh agama, Sinode GMIT, Jemaat serta seluruh masyarakat Alor yang telah bersatu padu mendukung kelancaran acara berskala nasional ini.
“Mewakili seluruh tim pelaksana, kami menyampaikan syukur kepada Tuhan bahwa hari ini semua umat Tuhan di bawah naungan PGI dapat merayakan ulang tahun ke-76 di Pulau Alor, tepatnya di Jemaat Pola Tribuana Kalabahi. Seperti ungkapan para hamba Tuhan yang datang ke sini: ‘Alor itu pergi dengan curiga, tetapi pulang dengan air mata’, karena terpesona akan keindahan dan kehangatannya,” ujar Obeth Bolang penuh haru.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/05/26/refleksi-kerukunan-dari-ilawe-ketum-pgi-sebut-alor-ntt-adalah-teras-depan-indonesia/
Apresiasi kepada Pemerintah dan Elemen Forkopimda
Pnt. Obeth Bolang secara khusus menyampaikan terima kasih atas dukungan moril, material, dan pengamanan yang luar biasa dari berbagai pihak, di antaranya:
  • Pemerintah Pusat dan Provinsi: Menteri Agama RI, Gubernur NTT, Kanwil Kemenag Provinsi NTT, bersama pimpinan OPD Pemprov NTT yang hadir langsung mengikuti seluruh rangkaian acara.
  • Apresiasi Tokoh: Terima kasih khusus disampaikan kepada Anggota DPR RI Komisi XI Fraksi Partai NasDem, Ibu Julie Sutrisno Laiskodat yang diwakili oleh Ketua Partai NasDem Kabupaten Alor, Deni Padabang.
  • Pemerintah Daerah Alor: Bupati, Wakil Bupati, Sekda, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Alor yang memberikan dukungan dana dan material demi suksesnya acara ini.
  • Legislatif dan Keamanan: Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi NTT Boli Gorangmau, DPRD Alor, serta jajaran Forkopimda termasuk Kapolres Alor, Dandim 1622 Alor, dan Satuan Brimob yang memastikan kegiatan berjalan aman dan kondusif.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/05/26/antisipasi-krisis-global-sidang-mph-pgi-di-alor-godok-panduan-bantalan-keluarga-rentan-hadapi-krisis/
Kehangatan Jemaat dan Kerukunan Lintas Agama
Ketua Umum PGI, Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, memimpin doa bersama di dalam Masjid Ishak di kampung Ilawe Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola, Alor, Minggu (24/5). (Foto: doc tribunapos.net/dm).
Ketua Umum PGI, Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, memimpin doa bersama di dalam Masjid Ishak di kampung Ilawe Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola, Alor, Minggu (24/5). (Foto: doc tribunapos.net/dm).
Salah satu momen yang paling berkesan adalah partisipasi aktif dari masyarakat dan Jemaat-Jemaat di Kabupaten Alor. Obeth menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para Ketua Majelis Jemaat se-Tribuana, KMK Teluk Kabola, dan ABAL yang telah membuka pintu rumah mereka sebagai tempat tumpangan (homestay) bagi para peserta yang datang dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Kerukunan beragama di Alor juga terpancar kuat sepanjang acara. Puncak perayaan ini dimeriahkan oleh penampilan Orkes Kasidah, Orang Muda Katolik (OMK), serta Paduan Suara Remaja Pemuda Alor yang akan mewakili NTT di ajang nasional Pesparawi di Manokwari, Papua Barat.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/05/26/ketum-pgi-di-seminar-nasional-ekoteologi-maritim-alor-gereja-harus-melihat-laut-sebagai-sumber-kehidupan/
Kilas Balik Rangkaian Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan selama enam hari, dimulai sejak tanggal 21-26 Mei tersebut diisi dengan agenda yang padat dan bermakna:
  • Kamis, 21 Mei 2026: Diawali dengan pembukaan dan Welcome Dinner di Pantai TSAP Sebanjar yang kental dengan nuansa budaya lokal seperti tarian Lego-Lego, Taramiti Tominuku.
  • Jumat dan Sabtu, 22-23 Mei 2026: Sidang MPH PGI digelar di Aula Gereja Pola Tribuana Kalabahi, yang juga diselingi dengan pameran UMKM masyarakat dan pagelaran budaya Alor pada malam hari.
  • Minggu, 24 Mei 2026: Ketua Umum PGI, Pdt. Dr. Jacklevyn Frits Manuputty, M.A., bersama para hamba Tuhan memimpin ibadah di 20 gereja Kristen di Kalabahi. Rangkaian dilanjutkan dengan Ziarah Rohani ke Gereja Ismail dan Masjid Ishak sebagai simbol miniatur kerukunan, serta wisata melihat ikon dunia – Dugong di Perairan Mali.
  • Senin, 25 Mei 2026 (Puncak Acara): Pagi hari diawali dengan Seminar Nasional Ekoteologi Maritim yang menghadirkan pembicara lintas agama. Setelah itu, digelar Pawai Oikumene dan HUT Ke-76 PGI dari Halaman SMA Santo Joseph menuju Gereja Pola Tribuana yang diikuti dengan antusias oleh umat Kristen, Katolik, Islam, hingga Hindu. Dilanjutkan dengan acara puncak perayaan HUT Ke-76 PGI di Gereja Pola Tribuana, Kalabahi.
  • Selasa, 26 Mei 2026: Peserta diantar menuju Bandara Mali Alor untuk berangkat ke daerah tujuan masing-masing.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/05/22/kirim-pesan-kesetaraan-dari-pulau-alor-ketum-pgi-resmi-buka-sidang-mph-dan-hut-ke-76-pgi/
Pesona Alor Membuat Peserta Enggan Pulang
Wisatawan ramai memantau ikan Dugong di perairan laut Mali, Alor. (Foto: Turisian.com).
Wisatawan ramai memantau ikan Dugong di perairan laut Mali, Alor. (Foto: Turisian.com).
Di akhir pidatonya, Pnt. Obeth Bolang sempat berkelakar sekaligus bangga karena keindahan Alor membuat banyak peserta yang berniat mengubah jadwal kepulangan mereka.
“Ada beberapa peserta yang menyampaikan kepada kami bahwa setelah menimbang dan memperhatikan, mereka memutuskan tidak pulang di tanggal 26 Mei, tetapi menambah beberapa hari lagi karena terpesona melihat keindahan Alor,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.
Sembari menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada Ketua Umum PGI, Pdt. Dr. Jacklevyn Frits Manuputty, M.A, Sekretaris Majelis Sinode GMIT Pdt. Lay Abdi K. Wenyi, serta seluruh rombongan jika ada kekurangan selama enam hari pelayanan di Kalabahi, Obeth menutup pidatonya dengan salam kerukunan yang hangat.
“Terima kasih, Tuhan yang punya sumber segala berkat memberkati Bapak dan Ibu sekalian. Shalom, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Om Shanti Shanti Shanti Om, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan. Salam Taramiti Tominuku!” pungkasnya. (*dm).