Senior GAMKI Alor, Marthin De Porres Djeo, saat sambutan di acara pembukaan Pelatihan Multimedia GAMKI Alor, Selasa 9 Juni 2026 di GMIT Imanuel Mola. (Foto: doc tribuanapos.net/dm).
KALABAHI, – Senior Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Alor dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GAMKI Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Pelatihan Multimedia, Peluncuran Website GAMKI Alor dan Website Toko Online UMKM GAMKI Alor yang berlangsung di GMIT Imanuel Mola, Klasis Alor Tengah Utara, Selasa 9 Juni 2026.
Kegiatan yang diikuti oleh pemuda gereja, mahasiswa, guru, serta perwakilan lembaga dan sekolah tersebut menghadirkan materi pelatihan jurnalistik, fotografi, videografi, pengelolaan Easy Worship, pembuatan dan pemanfaatan website bagi pelayanan gereja dan pengembangan usaha masyarakat.
Dalam sambutannya mewakili Forum Senior GAMKI Alor, Marthin De Porres Djeo menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi saat ini bergerak sangat cepat sehingga generasi muda dituntut untuk memiliki kemampuan yang lebih dari sekadar menjadi pengguna teknologi.
Menurutnya, kehadiran pelatihan multimedia dan peluncuran dua website merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing di era digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
“Sekarang AI sudah masuk dalam kehidupan sehari-hari kita. Pertanyaannya, apakah kita hanya menjadi pengguna atau mampu menciptakan sesuatu yang lebih besar dari teknologi itu. Pelatihan seperti ini membuka peluang bagi generasi muda untuk memiliki keterampilan yang bernilai dan dibutuhkan dunia kerja,” ujar Marthin.
Ia mengenang kondisi sekitar 30 tahun lalu ketika penggunaan komputer di Kabupaten Alor masih sangat terbatas. Saat itu, sebagian besar pekerjaan administrasi dilakukan menggunakan mesin ketik. Namun saat ini, perkembangan teknologi telah menghadirkan peluang yang jauh lebih luas, termasuk dalam bidang pengembangan website, aplikasi digital, hingga bisnis berbasis teknologi.
“Tidak banyak orang yang mampu membuat website dengan baik. Padahal kebutuhan terhadap tenaga yang memiliki kemampuan digital semakin besar. Karena itu saya berharap peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh dan terus mengembangkan kemampuan setelah pelatihan selesai,” katanya.
Marthin juga menekankan pentingnya penguasaan informasi sebagai kunci keberhasilan di era digital. Menurutnya, teknologi hanya akan memberikan manfaat apabila digunakan secara bijaksana dan produktif.
“Atas nama Senior GAMKI Alor, kami mengucapkan terima kasih kepada DPC GAMKI Alor dan panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Kami berharap pelatihan-pelatihan seperti ini terus dilakukan agar generasi muda gereja semakin siap menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD GAMKI NTT Winston Rondo yang diwakili Koordinator Daerah Alor, Lembata dan Flores Timur, Rudi Lema Killa, menyampaikan apresiasi kepada DPC GAMKI Alor yang dinilai berhasil menghadirkan program inovatif dan relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini.
Menurut Rudi, perkembangan teknologi informasi harus diikuti dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mampu memanfaatkan teknologi untuk pelayanan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pengembangan organisasi.
“Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Harus ada tindak lanjut yang nyata. Paling tidak enam bulan ke depan sudah ada website yang dibangun dan dikelola oleh peserta pelatihan untuk gereja, sekolah, atau lembaga masing-masing,” ujarnya.
Rudi menilai peluncuran Website Toko Online UMKM GAMKI Alor menjadi langkah penting dalam mendukung promosi dan pemasaran produk-produk usaha masyarakat melalui platform digital.
Menurutnya, penguasaan teknologi digital harus diimbangi dengan penguatan konten dan sumber daya ekonomi yang akan dipromosikan melalui platform tersebut.
“Perangkatnya sudah disiapkan melalui pelatihan dan website GAMKI. Sekarang yang harus diperkuat adalah isi dan pemanfaatannya. UMKM harus diberdayakan, produk-produk lokal harus dipromosikan, sehingga teknologi benar-benar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga berharap program yang dilakukan GAMKI Alor dapat menjadi model bagi cabang-cabang GAMKI lainnya di Provinsi NTT sebab apa yang dilakukan DPC GAMKI Alor merupakan terobosan yang luar biasa.
“Kami berharap ini menjadi role model bagi cabang-cabang GAMKI lainnya di NTT dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pelayanan gereja, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan organisasi,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Rudi juga mendorong peserta pelatihan agar menjadi penggerak transformasi digital di gereja, sekolah, maupun komunitas masing-masing.
“Jadilah lilin yang terus menyala. Jadilah penggerak yang membawa perubahan melalui penguasaan teknologi informasi. Dengan begitu gereja, masyarakat, dan pemerintah akan semakin terbantu dalam menghadapi tantangan zaman,” pesannya.
Kegiatan Pelatihan Multimedia dan Peluncuran Website GAMKI Alor serta Website Toko Online UMKM GAMKI Alor ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Forum Senior GAMKI Alor, pemerintah daerah, gereja, dan para pemangku kepentingan lainnya.
Melalui kegiatan ini, GAMKI Alor menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kapasitas generasi muda Kristen dalam bidang teknologi informasi, komunikasi, dan kewirausahaan digital guna mendukung pelayanan gereja dan pembangunan daerah.