Meski Boyong Piala Soeratin Cup 2019, Pemkab Tak Beri Hadiah ke Persap Alor

Tim Persap Alor pose bersama Asisten III Dorsila Pulinggomang, setelah tiba di Alor, Rabu (30/10) di kantor Bupati Alor, Batunirwala. (Sumber: Humas Setda Alor).
Tim Persap Alor pose bersama Asisten III Dorsila Pulinggomang, setelah tiba di Alor, Rabu (30/10) di kantor Bupati Alor, Batunirwala. (Sumber: Humas Setda Alor).

Kalabahi –

Tim sepakbola Persap Alor berhasil memboyong piala Soeratin Cup Tahun 2019 di Ende, pekan lalu. Prestasi yang mengharumkan nama Nusa Kenari itu diraih Persap usai kalahkan PSK Kota Kupang dengan skor telak, 4 : 1. Ironisnya, tiba di Alor, Rabu (30/10/2019), anak asuh coach Alex Atapeni itu tak diberi penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Alor.

“Hadiah? Nihil ooo. Tidak ada hadiah (dari Bupati Drs. Amon Djobo). Mungkin ada tapi belum info untuk kasi ke anak-anak,” kata seorang tim Persap yang tidak ingin dipublis namanya, kepada wartawan, Rabu (30/10) di Kalabahi.

Ia mengatakan, ketiadaan hadiah tersebut membuat pemain Persap sangat kecewa. Mereka sedih menyaksikan kelakuan Pemkab yang tidak menghormati pretasi anak muda Alor.

“Anak-anak kecewa berat. Marsel air mata tumpah. Satu rupiah juga orang tidak kasih ke anak-anak. Begitupun pelatih. Terlalu sedih,” ujarnya.

Sebelum itu, dia yakin akan ada penyambutan tim dari Bupati Drs. Amon Djobo atau Wakil Bupati Alor Imran Duru, S.Pd maupun Sekda Alor Hopni Bukang, SH, sekaligus beri penghargaan.

Wabup, Ketua Askab PSSI Alor

Wakil Bupati sendiri merupakan Ketua Askab PSSI Alor dan Sekda adalah Ketua KONI Alor. Namun mereka semua tidak tunjuk muka dan malah mengutus Asisten III Ir. Dorsila Pulinggomang, terima tim Persap di Kantor Bupati.

Sambutannya, Dorsila mengatakan, keberhasilan yang diraih Tim Persap Alor di Ende merupakan hasil dari kebersamaan seluruh tim, baik itu manager, pelatih, pembantu pelatih dan para pemain.

“Keberhasilan ini bukan karena usaha orang perorang. Kita bisa meraih piala kejuaraan Soeratin Cup 2019 karena adanya kebersamaan dan dukungan doa dari masyarakat Alor,” ungkap Dorsila, dirilis Humas Setda Alor, hari Rabu.

Asisten III itu pun tidak menyinggung hadiah yang diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada Tim Persap yang berhasil mengharumkan nama Kabupaten Alor di ajang sepakbola NTT.

Selesai penyambutan, Dorsila kemudian terlihat foto bersama tim Persap di kantor Bupati Alor.

Sejumlah pejabat terkait, belum bisa dikonfirmasi media ini.

Tim Persap Alor berangkat dari Ende ke Alor baru-baru ini menggunakan tranportasi laut, Kapal Fery. Tiba di Kupang beberapa saat sebelum lanjut ke Alor, mereka diterima keluarga besar IKA di Kupang. Keluarga IKA dan Anggota DPRD NTT Roky Winaryo menjamu makan dan beri sedikit bekal transportasi ke Alor.

Kondisi ini berbeda dengan Tim Sepakbola Malaka. Dikutip Voxntt.com, usai memboyong Piala El Tari Memorial Cup Tahun 2018, anak-anak PS Malaka diberi hadiah uang tunai oleh Bupati Stefanus Bria Seran. Bupati juga beri beasiswa kepada para pemain hingga menempu studi S2 nanti. Bagi Bupati Stef, sepakbola sudah mengangkat martabat dan derajad hidup rakyat Malaka. (*dm).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here