Viral: Mobil Ambulance di Alor NTT Dipakai Angkut Material; Semen dan Besi

Mobil Ambulan Taman Mataru yang dipakai angkut Material; semen dan besi. (Sumber: akun Facebook Hasniyati Muslimah).
Mobil Ambulan Taman Mataru yang dipakai angkut Material; semen dan besi. (Sumber: akun Facebook Hasniyati Muslimah).

Kalabahi –

Sebuah Mobil Ambulance di Kabupaten Alor Propinsi NTT tertangkap kamera sedang angkut bahan bangunan material; semen dan besi di sebuah Ruko Bangunan di Kota Kalabahi. Kejadian itu terjadi sekitar Jumat (13/12/2019), siang.

Aksi tidak terpuji dari Mobil Ambulance itu awalnya diketahui melalui postingan akun Facebook Hasniyati Muslimah, Jumat siang sekitar pukul 14.00 wita. Postingan tersebut ditulis: AMBULANCE_mataru, kemudian dibagikan ke group Alor Group Fans dan viral di dunia maya.

Menanggapi hal itu Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Alor Mery Gorangmau membenarkan adanya Mobil Ambulance dipakai angkut material; semen dan besi. Ternyata Mobil Ranger bernomor polisi EB 163 tersebut diketahui milik Puskesmas Taman Mataru, Kecamatan Mataru.

“Ia betul. Mereka mau bikin pembuangan limbah Puskesmas,” kata Mery saat dihubungi tribuanapos.net, Minggu (15/12/2019) di Kalabahi.

Ia menegaskan kasus itu sudah disikapi Kepala Dinas Kesehatan dr. Maya Blegur. Sopir dan Kapus Taman Mataru sudah dipanggil Kadis Kesehatan untuk mendapat penjelasan.

“Sudah ditangani ibu Kadis. Sopirnya sudah dipanggil dengan Kepala (Puskesmas),” ujarnya.

“Apa sanksinya, bu?” tanya wartawan.

“Oh kalau itu (sanksinya) saya kurang tahu. Nanti sama ibu Kadis saja ya. Memang mereka sudah salah,” kata Mery.

Sekdinkes Mery menyesalkan kejadian tersebut. Ia lalu menghimbau kepada seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Alor agar tidak menggunakan Mobil Ambulance angkut material maupun angkut kebutuhan bahan-bahan pribadi. Sebab, Mobil Ambulance hanya bisa dipergunakan mengangkut pasien.

“Sebenarnya mereka (Kapus dan Sopir) sudah tahu (tidak boleh angkut material dengan Ambulance). Kita harap jangan lagi. Nanti kita awasi,” tutup Mery.

Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Alor Mulyawan Djawa yang dimintai tanggapannya mengatakan belum bisa merespon masalah itu. Ia lalu meminta wartawan mengkonfirmasi masalah tersebut dengan Ketua DPRD, Enny Anggrek.

“Om langsung dng (dengan) pimpinan eeee om,” tulis Mulyawan saat dihubungi wartawan.

Hingga Minggu (15/12) malam, postingan Hasniyati Muslimah mendapat komentar sebanyak 222 dan 209 likers.

Berikut komentar warga net:

Akun Alutang Bdz: “Adooo itu mau antar pi ugd koo.”

Akun Darius Djasing: “Sukses alor sehat. makanya mobil kesehatan pun dipake untuk muat barang bangunan.”

Akun Phá Jeckh: “Alor sehat kenyang pintar horeeeeeeee.”

“Kapus Mataru yang mungkin Perintah atau memang ada kongkalikong dari sopir sendiri… Entah itu kebutuhan puskesmas atau tidak tetap tdk pantas di pergunakan seperti itu,” tulis akun Kozero.

Akun Frengki Laure: “Walau itu kebutuhan puskesmas tidak seharusnya, di muat di ambulance, karena setahu saya setiap toko yg jual bahan material tu ada oto untuk kirim” barang. Salam damai natal untuk kita semua.”

“Pukulan telak buat pemerintah,kepala puskesmasnya di copot,” tulis akun Roni Malua.

Untuk diketahui, Bupati Alor Drs. Amon Djobo di periode kedua meletakan visi Alor Sehat, Alor Pintar dan Alor Kenyang. Segala sarpras kesehatan seperti gedung baru Puskesmas pun sudah dibangun di wilayah terpencil, dilengkapi fasilitas kesehatan termasuk Mobil Ambulance. (*dm).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here