Suara Gembala GMIT Tribuana, ada Doa untuk Tenaga Medis Hadapi Covid-19

Doa untuk Bangsa. (Foto: seword.com).
Doa untuk Bangsa. (Foto: seword.com).

Kalabahi –

Pimpinan GMIT se-Tribuana mengeluarkan suara gembala kepada masyarakat Alor lebih khusus warga GMIT untuk bersatu mencegah rantai penularan virus corona (covid-19).

Seluruh warga Gereja diminta disiplin dan taat mengikuti instruksi pemerintah; menjaga jarak sosial dan jarak fisik menghadapi pandemi virus corona.

Para Pimpinan Gereja juga mengajak jemaatnya berdoa kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan pelayanan kemanusiaan ini. Doa dimaksud, kiranya mereka senantiasa diberi kekuatan, perlindungan dan keselamatan untuk menjalankan tugas-tugas yang penuh dengan resiko.

Berikut isi suara gembala pimpinan GMIT se-Tribuana yang diterima wartawan, Senin (6/4) di Kalabahi.

Suara Gereja Masehi Injili Di Timor Tribuana Terkait Pencegahan Penyebaran Covid 19 (virus corona) Di Kabupaten Alor

1. Kami menyerukan kepada masyarakat Kabupaten Alor, khususnya warga GMIT di Tribuana untuk tetap taat pada seruan Pemerintah, baik melalui Bapak Presiden, Bapak Gubernur NTT, Bapak Bupati Alor dan juga maklumat Kapolri. Harus diakui bahwa kesadaran masyarakat di kabupaten Alor terhadap bahaya virus corona masih sangat rendah. Masih banyak dijumpai kerumunan orang baik di tempat-tempat nongkrong atau tempat kumpul, di perempatan jalan, bahkan di rumah ibadah; yang sama sekali tidak memperhatikan pentingnya Social Distancing dan Physical Distancing. Karena itu, kami mengajak kita semua untuk wajib membekali diri dengan pemahaman yang cukup, sehingga dapat mengetahui dengan benar apa yang harus dilakukan, untuk secara bersama-sama bergerak dan bersatu melawan virus corona.

Baca Juga:

https://tribuanapos.net/2020/04/05/gmit-putuskan-tunda-perjamuan-kudus-triwulan-i/

2. Kami berharap Himbauan dari MPH PGI dan MSH GMIT kepada anggota-anggota jemaat untuk menghindari kerumunan, termasuk ibadah-ibadah yang dilakukan di tiap rumah haruslah kita tunduk dan patuh. Himbauan-himbauan tersebut telah dikaji secara iman dan ilmu kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Biarlah slogan “Mencegah Lebih Baik Dari Pada Mengobati, menjadi perhatian utama dalam hidup berjemaat.

3. Kami meminta kita semua untuk memberi dukungan semangat dan doa yang tulus untuk tenaga-tenaga medis di Kabupaten Alor; baik yang ada RSUD Kalabahi dan juga semua Puskesmas dan Pustu yang ada di Kabupaten Alor, yang menjadi garda terdepan pelayanan kemanusiaan di masa pandemi ini. Kiranya mereka senantiasa diberi kekuatan, perlindungan dan keselamatan untuk menjalankan tugas-tugas yang penuh dengan resiko.

4. Kami meminta dengan kesungguhan dan kerendahan hati kepada PEMDA Kabupaten Alor dan juga pihak kepolisian (POLRES Alor), untuk serius dengan/dalam penegakan hukum. Kami sangat berharap pihak keamanan bersikap lebih tegas kepada siapa pun yang membandel/melawan dan mengabaikan himbauan aparat. Kiranya Pemerintah juga mengawasi secara ketat dan memberikan sangsi yang sepadan bagi setiap pelanggaran yang dilakukan oleh siapapun, termasuk pengusaha alat kesehatan dan obat-obatan, pedagang-pedagang sehingga beban masyarakat tidak dibiarkan semakin berat. Kiranya Pemerintah melakukan mitigasi secara serius atas keadaan ini.

Baca Juga:

https://tribuanapos.net/2020/03/21/cegah-corona-gmit-himbau-seluruh-jemaatnya-ibadah-di-rumah-masing-masing/

5. Kita semua tentu berbangga dengan saudara Hamid Haan yang sudah mengharumkan nama daerah dan masyarakat Kabupaten Alor di Liga Dangdut Indosiar. Namun kami Menyesalkan kerumunan massa hari kemarin (Sabtu, 4 April 2020) saat penjemputan Hamid; yang dapat memperbesar potensi penularan pandemi dunia. Saat semua warga dunia dan pemerintah bangsa-bangsa sedang berusaha melakukan pencegahan penularan virus yang berbahaya ini, kita yang ada di Kalabahi dan sekitarnya malah tidak mempedulikan semua himbaun untuk tidak boleh berkerumun/berkumpul. Kiranya dengan persitiwa tersebut, kita lebih berhati-hati; dan bersama-sama dengan pemerintah di seluruh dunia (khususnya PEMDA Kabupaten Alor) untuk mencegah tersebarnya virus corona di daerah yang kita cintai ini.

Atas Nama Gereja Masehi Injili Di Timor Tribuana

  1. Konrad Penlaana, S. Th (Ketua Majelis Klasis Teluk Kabola)
  2. Johanie Salukfeto, S. Th (Ketua Majelis Klasis Alor Tengah Utara)
  3. Yosua Penpada, S. Th (Ketua Majelis Klasis Alor Timur Laut)
  4. Doni Sarlito Duka, S. Th (Ketua Klasis Alor Barat Daya)
  5. Simon P. Amung, S. Th (Ketua Majelis Klasis Alor Barat Laut)

(*dm).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here