Tokoh Abui Pertanyakan Motif Politik Sikap DPRD Alor Memaksa Bupati Iskandar Lakamau Rawat di RS PON Jakarta

Tokoh muda Abui Aremang, Benyamin Alokafani, SH, ketika konferensi pers di gedung DPRD Alor, Kamis 12 Maret 2026. (Foto: doc tribuanapos.net/dm).
Tokoh muda Abui Aremang, Benyamin Alokafani, SH, ketika konferensi pers di gedung DPRD Alor, Kamis 12 Maret 2026. (Foto: doc tribuanapos.net/dm).
Kalabahi – DPRD Alor menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pemerintah dan Tim Percepatan Pemulihan Bupati, dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan tokoh masyarakat, partai politik pengusung Paket Is The Rock dan akademisi. Rapat itu membahas kondisi kesehatan Bupati Alor Iskandar Lakamau, dan ketidakhadiran Wakil Bupati Rocky Winaryo dari sidang-sidang DPRD mewakili Bupati.
Kedua Rapat yang digelar beruntun pada hari Rabu dan Kamis (11-12/3) itu DPRD mendesak pemerintah dan tim percepatan pemuliaan kesehatan Bupati Alor untuk segera merujuk Bupati Iskandar Lakamau ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Jakarta untuk mendapatkan pengobatan lanjutan. Sebab anggarannya sudah disetujui DPRD.
Sikap DPRD tersebut mendapat sorotan dari tokoh Abui Aremang, Benyamin Alokafani. Benyamin mengatakan, DPRD tidak seharusnya memaksa Bupati Alor untuk berobat ke RS PON Jakarta.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/03/09/resmi-ajukan-surat-mundur-dari-pppk-2-dokter-di-alor-ntt-memilih-kontrak-ptt/
Sebab keputusan berangkat atau tidaknya Bupati Alor menjadi kewenangan pemerintah daerah dan tim percepatan pemuliaan kesehatan Bupati Alor yang perlu juga mendapat persetujuan dari Bupati Iskandar Lakamau dan keluarganya.
“Silahkan pengobatan Bapak Bupati ini silahkan pergi dan tanya, apakah mau pergi berobat ataukah dokter yang datang. Itu saja,” kata Benyamin ketika konferensi pers di kantor DPRD, Kamis 12 Maret 2026.
Benyamin merasa heran karena laporan tim percepatan pemuliaan Bupati Alor sudah disampaikan secara rinci kepada DPRD dalam RDP bersama pemerintah bahwa proses penyembuhan Bupati Iskandar mengalami progres yang sangat signifikan.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/03/09/459-nakes-suka-rela-alor-ntt-bekerja-tanpa-insentif-daerah/
Karena itu sikap politik DPRD dengan cara sedikit memaksa Bupati Iskandar berangkat berobat di RS PON Jakarta menurutnya adalah pilihan yang tidak tepat di masa jelang pelantikan Pejabat Eselon 3 dan 4 pada bulan April nanti.
“Kita tidak bisa paksa Bupati hari ini bilang harus jalan. Karena beliau sendiri dia punya feeling itu terlalu tajam. Dia bilang A pasti terjadi. Makanya kalau kita mau paksakan, kalau beliau bilang tidak ya tidak. Cungkil dengan linggis pun beliau bilang tidak ya tidak,” ujarnya.
“Apalagi mau berangkat dalam keadaan dekat dengan mutasi seperti ini. Itu yang perlu dipertimbangkan. Kami tokoh Abui, kakak Bupati setuju ya silahkan (berangkat berobat di RS PON). Tetapi kalau Bupati tidak setuju baru dipaksakan itu yang resikonya akan ada,” tegasnya, menambahkan.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/03/10/penantian-panjang-pemkab-alor-akhirnya-anggarkan-ruas-jalan-joy-manetwati/
Benyamin mempertanyakan dasar sikap DPRD yang mengundang tokoh masyarakat, tokoh politik, partai pengusung Is The Rock dan akademisi untuk membahas kesehatan Bupati Alor dalam rapat RDPU.
Ia mengatakan, semestinya DPRD hanya cukup memanggil dan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pemerintah dan tim percepatan pemulihan kesehatan Bupati untuk menjelaskan kondisi Bupati Iskandar dan menyiapkan anggaran pengobatan Bupati, tidak harus menggelar RDPU meminta pendapat masyarakat lagi.
Benyamin juga menjelaskan bahwa saat ini roda pemerintahan daerah sedang berjalan normal di bawah kepemimpinan Iskandar Lakamau-Rocky Winaryo.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/03/11/krisis-lpg-kupang-saatnya-ntt-membangun-kemandirian-energi/
Kondisi kesehatan Bupati Iskandar juga menurutnya sudah berangsur pulih dan menjalankan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat di kantor Bupati dan Rumah Jabatan Bupati.
Selain itu Bupati Alor juga aktif melakukan kunjungan kerja ke masyarakat, mengikuti Musrembang tingkat kecamatan dan melimpahkan wewenang kepada bawahannya untuk menghadiri sidang-sidang DPRD. Semua tugas-tugas pelimpahan wewenang kepada bawahannya juga sedang berjalan baik, tanpa hambatan.
Lantas mengapa Ketua DPRD Paulus Buche Brikmar dan Anggota DPRD Alor menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) bersama masyarakat untuk mendengarkan masukan terkait kondisi kesehatan Bupati Alor.
Sikap politik DPRD tersebut membuat Benyamin merasa ada dugaan motif lain di balik desakan keberangkatan Bupati Iskandar untuk berobat di RS PON Jakarta menjelang pelantikan pejabat eselon 3 dan 4 pada bulan April nanti.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/03/11/dprd-pemda-alor-bahas-sejumlah-opsi-kenaikan-jasa-insentif-nakes-pppk-pw/
Selain itu, Benyamin juga mencium dugaan ‘aroma tak sedap’ terkait wacana yang berkembang di DPRD dan masyarakat bahwa RDPU meminta masukan masyarakat soal pengobatan kesehatan Bupati ini menjadi langkah awal DPRD menyusun strategi lanjutan untuk membentuk pansus Hak Angket Pemaksulan Iskandar Lakamau-Rocky Winaryo dari jabatan Bupati dan Wakil Bupati Alor.
“Soal perawatan kesehatan Bupati yang diprogramkan DPRD bilang dikasih waktu 6 bulan sampai 12 bulan itu apakah tidak melanggar UU? Padahal kita ketahui bahwa kalau Bupati tidak melakukan aktivitas selama 6 bulan berturut-turut maka Bupati dikatakan berhalangan tetap, namun sekarang DPRD meminta Bupati ke Jakarta berobat 6 bulan sampai 12 bulan ini sangat diragukan,” jelasnya.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/03/13/polemik-nakes-p3k-pw-rp-300-ribu-belajar-dari-tiga-bupati-dan-pr-besar-pad/
“Tadi di forum (RDPU) juga saya sampaikan, kalau ada yang mau ingin berhentikan Bupati maka kita perang. Tadi saya sudah sampaikan, kita perang. Kami siap,” tegas Benyamin.
Benyamin meminta kepada oknum-oknum Anggota DPRD dan politisi-politisi di luar DPRD yang punya niat jahat ingin memaksulkan jabatan Iskandar – Rocky agar segera diurungkan niatnya. Sebab Iskandar Lakamau-Rocky Winaryo adalah pemimpin pilihan rakyat yang sah sehingga tidak mudah dimaksulkan.
Ia mengajak seluruh masyarakat Alor untuk mendukung penuh pemerintahan sah Iskandar-Rocky. Sebab selama ini masyarakat Alor khususnya masyarakat di gunung besar selalu mendukung siapapun yang terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Alor secara demokratis.
“Bupati ganti Bupati ini kami orang Abui ini dukung. Kami orang Abui ini dukung sekali. Tapi kali ini kami orang Abui naik jadi Bupati ko ada gangguan seperti ini. Ada apa? Jangan politisir. Undang-undang saja dipolitisir seperti ini. Itu tadi saya sudah sampaikan di forum (RDPU),” tegasnya.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/03/14/dituduh-ketua-dprd-alor-hanya-urus-jalan-jalan-ke-luar-daerah-wakil-bupati-itu-fitnah/
DPRD Bantah Wacana Pemaksulan Pemerintahan Is The Rock
Ketua DPRD Alor Paulus Buche Brikmar membatah ada niat jahat DPRD menggelar RDPU sebagai langkah awal menjaring aspirasi rakyat untuk membentuk pansus Hak Angket Pemaksulan Iskandar-Rocky dari Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Alor.
Paulus juga membantah isu-isu yang berseliweran di media sosial bahwa dia bersama Ketua Komisi I DPRD Sulaiman Singh dan Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo menjadi aktor yang dituduh mendesain rencana pemaksulan Bupati Iskandar.
“Kalau soal informasi berseliweran di media sosial bahwa saya dengan saya punya kakak Man ikut desain (pemaksulan Bupati), bagi kami itu dinamika dan silahkan. Silahkan saja orang berasumsi, bernarasi, mengembangkan informasi selagi tidak masuk ke ranah pribadi. Bagi saya, kita hormati itu semua tetapi jujur, saya secara pribadi, Tuhan dan leluhur tahu, (niat) itu tidak ada. (RDPU) ini semata-mata menjalankan tugas dan fungsi yang melekat pada kami,” tegasnya.
Tuduhan yang sama pun dibantah Wakil Bupati Rocky Winaryo di hadapan Bupati Iskandar Lakamau saat kunjungan silahturahmi pimpinan dan anggota DPRD ke ruang kerja Bupati Alor pada Januari 2026.
Rocky menyebut dia tidak ada niat sedikitpun menurunkan jabatan Iskandar Lakamau dari jabatan Bupati Alor. Sebagai pembantu Bupati, Rocky memastikan akan taat menjalankan tugas dan kewenangannya membantu Bupati sesuai arahan dan petunjuk yang diberikan oleh Bupati Alor.
Baca Juga: https://tribuanapos.net/2026/03/14/aksi-bagi-bunga-mawar-di-kota-kalabahi-perempuan-semata-serukan-perdamaian-alor/
Paulus mengatakan wacana pemaksulan itu sama sekali tidak benar karena agenda RDPU ini sudah terjadwal dalam jadwal yang ditetapkan melalui Rapat Badan Musyawarah (BANMUS) DPRD untuk membahas percepatan pemulihan kesehatan Bupati Iskandar dan ketidakhadiran Wakil Bupati Rocky Winaryo dalam sidang-sidang DPRD mewakili Bupati Alor yang dalam proses pemulihan.
“RDPU yang dilaksanakan hari ini dalam agenda yang dijadwalkan oleh Badan Musyawarah. Jadi bukan inisiatif di luar dari kerja-kerja BANMUS. Nah, dalam setiap problem persidangan ini, untuk menghadiri undangan DPRD, pak Bupati dalam keadaan sakit, wakil Bupati hadir loh (nyatanya wakil tidak hadir). Nah atas problem ini maka perlu mengundang stakeholder dalam kaitan ini, terutama partai politik pendukung, para tokoh-tokoh untuk bantu lah (beri masukan), untuk diketahui semua,” jelasnya.
Paulus juga menyebut rekomendasi hasil RDP dan RDPU tersebut, pemerintah daerah dan tim percepatan pemulihan kesehatan Bupati memastikan bahwa proses pengobatan Bupati Iskandar Lakamau di RS PON Jakarta akan dilakukan pada akhir bulan Maret atau awal bulan April 2026.
“Tadi menurut Pak Asisten 3 bahwa nanti Pak Bupati berangkat berobat pada akhir bulan Maret atau awal bulan April,” kata Ketua Partai PKB Kabupaten Alor itu.
Paulus memastikan Hasil RDP dan RDPU antara DPRD dan tokoh-tokoh masyarakat, partai pengusung Is The Rock bersama akademisi tersebut akan disampaikan kepada pemerintah daerah dalam rapat paripurna DPRD yang akan digelar pekan depan untuk ditindaklanjuti pemerintah daerah. (*dm).