
Kalabahi, – Semangat pelayanan, gotong royong, dan kebersamaan kembali ditunjukkan oleh Kaum Bapa Klasis GMIT Alor Tengah Utara (ALTAR) melalui kegiatan Diakonia Pelayanan berupa pengatapan gedung kebaktian dan pengurukan (okfol) halaman Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui Dapitau yang dilaksanakan pada Jumat, 3 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui Dapitau tersebut melibatkan Pengurus Kategorial Kaum Bapa Klasis ALTAR bersama jemaat setempat dalam upaya menuntaskan pembangunan gedung kebaktian yang selama ini menjadi harapan bersama warga jemaat.
Ketua Pengurus Kategorial Kaum Bapa Klasis GMIT Alor Tengah Utara, Enos Mailani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program diakonia Kaum Bapa Klasis ALTAR yang secara khusus diarahkan untuk membantu jemaat-jemaat yang sedang membangun sarana pelayanan dan peribadahan.
“Kegiatan pengatapan gedung kebaktian dan okfol atau pengurukan tanah ini kami lakukan di Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui. Ini merupakan program diakonia Kaum Bapa Klasis ALTAR yang kami laksanakan sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap pertumbuhan kehidupan bergereja di Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui Dapitau,” ujar Enos Mailani.
Ia berharap kehadiran gedung kebaktian yang semakin layak dapat menjadi sarana yang mendukung pertumbuhan iman jemaat serta meningkatkan semangat beribadah kepada Tuhan.
“Kami berharap dengan pengatapan gedung Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui ini semakin menumbuhkan iman dan semangat ibadah jemaat. Gereja bukan hanya sebuah bangunan, tetapi menjadi tempat persekutuan umat Tuhan untuk bertumbuh dalam iman, kasih, dan pelayanan,” tambahnya.
Enos Mailani juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jemaat GMIT se-Klasis Alor Tengah Utara (ALTAR) yang telah memberikan dukungan dan kontribusi dalam berbagai bentuk bagi pembangunan Gedung Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui Dapitau. Menurutnya, keberhasilan pembangunan dan pengatapan gedung kebaktian tersebut tidak terlepas dari semangat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian jemaat di seluruh wilayah Klasis ALTAR.
“Partisipasi yang diberikan merupakan wujud nyata kasih dan persekutuan tubuh Kristus yang saling menopang dalam pelayanan,” katanya.
Ia juga mendoakan agar Tuhan senantiasa memberkati seluruh jemaat yang telah berkorban dan mengambil bagian dalam pembangunan rumah Tuhan tersebut.
Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat bermata jemaat Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui Dapitau, Pdt. Steven Nenabu, mengungkapkan bahwa pembangunan gedung kebaktian tersebut merupakan hasil perjuangan panjang yang dilakukan oleh jemaat selama bertahun-tahun.
Menurutnya, pembangunan gedung baru tersebut lahir dari kerinduan jemaat untuk memiliki tempat ibadah yang representatif dan layak sebagai pusat pelayanan serta pembinaan kerohanian warga gereja.
“Pembangunan gedung baru ini merupakan buah dari pergumulan jemaat yang panjang. Selama kurang lebih empat tahun, jemaat terus berusaha dan bekerja keras hingga pembangunan gedung ini dapat berjalan sampai pada tahap sekarang,” jelas Pdt. Steven.
Ia menambahkan bahwa pembangunan gedung kebaktian Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui Dapitau dilakukan dengan memanfaatkan dana yang bersumber dari kas pos pelayanan serta dukungan dan pengorbanan jemaat yang dengan setia memberikan tenaga, waktu, dan materi demi terwujudnya rumah ibadah tersebut.
“Pembangunan gedung baru ini dilakukan menggunakan kas Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui Dapitau. Semua ini merupakan hasil kerja keras dan pengorbanan jemaat yang terus berkomitmen membangun rumah Tuhan,” katanya.
Pdt. Steven mengatakan bahwa kehadiran gedung gereja yang baru akan menjadi sarana penting dalam memperkuat kehidupan iman jemaat dan meningkatkan kualitas pelayanan gereja di tengah masyarakat.
Ia mengajak seluruh jemaat untuk memanfaatkan gedung gereja tersebut sebagai tempat bersekutu, beribadah, bertumbuh dalam iman, dan memuliakan nama Tuhan Yesus Kristus.
Pdt. Steven juga menyampaikan apresiasi dan rasa syukur kepada Kaum Bapa Klasis ALTAR yang telah memberikan dukungan nyata melalui pelayanan diakonia berupa pengatapan dan pengurukan halaman gedung kebaktian.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kaum Bapa Klasis ALTAR yang telah membantu jemaat kami melalui pelayanan pengatapan dan pengurukan gedung kebaktian Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui. Semoga Tuhan memberkati semua Kaum Bapa Klasis ALTAR yang telah bekerja sama dengan jemaat di sini dalam menuntaskan pembangunan gedung Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui,” ungkapnya.
Pembangunan gedung gereja memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan jemaat. Selain menjadi tempat beribadah, gereja juga berfungsi sebagai pusat pembinaan iman, pendidikan rohani, pelayanan kategorial, pembentukan karakter anak dan generasi muda, serta wadah mempererat persekutuan di antara warga jemaat. Kehadiran gedung gereja yang layak akan memberikan kenyamanan dan rasa memiliki bagi jemaat dalam bersekutu serta mendorong pertumbuhan spiritual yang semakin kuat.
Lebih dari sekadar bangunan fisik, gereja merupakan simbol kesatuan umat Tuhan dan bukti nyata iman yang diwujudkan melalui kerja sama, pengorbanan, dan kasih. Pembangunan Gedung Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui Dapitau menjadi tonggak penting dalam perjalanan pelayanan jemaat menuju kehidupan bergereja yang semakin bertumbuh, mandiri, dan berakar kuat dalam Kristus.
Di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi, semangat pengorbanan jemaat menjadi kesaksian iman yang patut disyukuri. Setiap persembahan, bantuan tenaga, dukungan material, serta doa yang diberikan merupakan bagian dari pelayanan yang berharga di hadapan Tuhan. Pengorbanan yang dilakukan jemaat selama kurang lebih empat tahun menunjukkan ketekunan dan kesetiaan dalam membangun rumah Tuhan demi kemuliaan nama-Nya.
Kiranya Tuhan Yesus Kristus senantiasa memberkati seluruh jemaat Pos Pelayanan GMIT Laharoi Lakfui Dapitau, jemaat-jemaat se-Klasis Alor Tengah Utara, para pelayan gereja, serta semua pihak yang telah mengambil bagian dalam pembangunan rumah Tuhan ini. Semoga gedung gereja yang dibangun dengan penuh kasih, pengorbanan, dan semangat pelayanan tersebut menjadi sumber berkat bagi generasi sekarang dan generasi yang akan datang, serta menjadi tempat di mana nama Tuhan dimuliakan untuk selama-lamanya.
Editor: Demas Mautuka






































