Andreas Hugo Parera Bantu Mahasiswa Untrib Beasiswa KIP Senilai Rp 15 Miliar

Rektor Untrib Kalabahi Alvons F. Gorang.
Rektor Untrib Kalabahi Alvons F. Gorang.

Kalabahi –

Anggota DPR RI Dr. Andreas Hugo Parera membantu beasiswa melalui program KIP Aspirasi kepada mahasiswa Universitas Tribuana (Untrib) Kalabahi sebanyak kurang lebih Rp 15 Miliar. Bantuan beasiswa KIP Aspirasi itu dikucurkan melalui dua tahap yaitu untuk periode tahun 2020 dan 2021.

Rektor Untrib Alvons F. Gorang menjelaskan, KIP Kuliah adalah bantuan biaya pendidikan yang disediakan Negara bagi lulusan SMA atau sederajat yang mempunyai potensi akademik baik namun terkendala biaya studi.

Untuk itu, melalui jalur aspirasi, sebagai Anggota DPR RI, Andreas Hugo Pareira (AHP) yang mewakili Dapil NTT 1 (Flores, Lembata dan Alor) memperjuangkan dan memberikan jatah program Beasiswa KIP Kuliah Aspirasi AHP kepada Mahasiswa Untrib. Total dana yang sudah dikucurkan sebanyak Rp 15 Miliar.

Baca Juga: https://tribuanapos.net/2021/09/09/gagas-spot-wisata-baru-di-alor-untrib-optimis-ada-lonjakan-wisatawan-pasca-pandemi/

“Jadi dua tahun berturut-turut ini kita dibantu Beasiswa KIP Aspirasi dari Pak Andre Hugo Parera dana beasiswa sebesar kurang lebih Rp 15 Miliar. Tahun lalu dananya ada 8,9 Miliar dan tahun ini ada sekitar 7 koma sekian Miliar. Jadi totalnya ada sekitar Rp 15 M,” kata Alvons, Rabu (8/9/2021) di ruang kerjanya, kampus Untrib, Batunirwala.

Untuk jatah beasiswa tahun 2020, lanjut Alvons, kuota beasiswa yang diberikan pada Untrib sebanyak 100 lebih mahasiswa. Sementara di tahun 2021 ini kuotanya sedikit berkurang menjadi 76 orang.

Rektor menerangkan ada penurunan kuota beasiswa KIP Aspirasi AHP untuk jatah tahun 2021 ini diakibatkan adanya refocusing APBN untuk penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga: https://tribuanapos.net/2021/09/05/badan-bahasa-merevitalisasi-bahasa-retta-di-pulau-ternate-alor/

Menurut Alvons, dari 76 kuota itu ada sekitar 40 di antaranya Untrib membuka kesempatan bagi semua mahasiswa baru untuk mendaftar sendiri secara online. Tahapan seleksi dan lulus nanti diserahkan sepenuhnya kepada staf ahli AHP di Jakarta.

Sementara sisanya 36 orang itu Untrib memilih prioritas pada anak-anak dari pedalaman Alor yang menurut Rektor punya kemampuan akademik baik tapi tidak ditunjang dengan kemampuan ekonomi yang baik pula untuk kuliah.

“Sisa jatah 36 ini kita yang tentukan berikan kesempatan bagi mereka untuk kuliah dibiayai dari beasiswa KIP ini. Seleksinya kita tentukan berdasarkan informasi dari para Kaprodi, dan informasi tambahan yang kita peroleh dari Desa dan Gereja waktu kita kunjungi pantau mahasiswa KBPM. Sedangkan 40 itu nanti mereka daftar dan seleksinya oleh tim staf ahli dari pak AHP,” ujarnya.

Baca Juga: https://tribuanapos.net/2021/08/29/gerindra-siapkan-gabriel-beri-binna-caleg-dpr-ri-dan-iskandar-lakamau-cabup-alor-di-2024/
Andreas Hugo Parera membantu beasiswa KIP Aspirasi kepada mahasiswa berprestasi yang berada di Dapilnya NTT 1 mencakup wilayah Flores, Lembata, Alor.
Andreas Hugo Parera membantu beasiswa KIP Aspirasi kepada mahasiswa berprestasi yang berada di Dapilnya NTT 1 mencakup wilayah Flores, Lembata, Alor.

Besaran beasiswa KIP Aspirasi AHP itu akan diberikan kepada mahasiswa untuk membayar SPP selama 4 tahun atau 8 semester kuliah di Untrib sampai lulus Sarjana nanti. Selain SPP yang dibiayai, beasiswa tersebut juga akan membiayai biaya-biaya studi lain dan kebutuhan hidup mahasiswa selama 4 tahun.

“Beasiswa KIP ini nanti biayai SPP mahasiswa dan kebutuhan hidup mahasiswa selama studi. Untuk biaya hidup dan buku-buku saja itu besarnya sekitar Rp 8 juta per bulan. Itu di luar biaya SPP-nya. Jadi beasiswa KIP dari AHP ini sangat menolong orang tua membantu kuliah anak-anaknya,” ungkapnya.

Rektor mengatakan, dia awalnya sudah yakin bahwa Andreas Hugo Parera akan membantu jatah beasiswa KIP pada Untrib karena mereka berdua sudah saling kenal seperti saudara sendiri.

Baca Juga: https://tribuanapos.net/2021/08/28/esthon-foenay-lantik-dpc-partai-gerindra-kabupaten-alor-berikut-susunan-pengurusnya/

Ikatan hubungan baik tersebut dibangun Alvons dan AHP mengikuti jejak kedua orangtuanya yang akrab sejak masih aktif berpengurus di PDIP dulu.

Ayah Alvons Gorang adalah politisi PDIP yang pernah menjabat Ketua DPRD Alor. Sementara bapak kecil AHP, Bung Kanis Parera juga adalah politisi PDIP NTT. Mereka berdua sangat akrab sejak membangun PDIP di masanya. Itu sebabnya ketika Alvons mengusulkan bantuan beasiswa KIP, langsung dijawab AHP.

Rektor Alvons bangga dan mengucapkan terima kasih pada AHP karena selama dua tahun beruntun Untrib mendapat jatah beasiswa KIP Aspirasi dari AHP senilai Rp 15 Miliar.

Baca Juga: https://tribuanapos.net/2021/08/21/utang-menumpuk-rsd-kalabahi-minta-tambahan-dana-rp-68-m/

“Pak Andre ini sudah seperti saudara saya sendiri. Kami sudah akrab ikut jejak kedua orang tua kami dulu waktu masih aktif di PDIP. Jadi kemarin saya minta bantuan beasiswa ya saya sudah yakin pak Andre pasti bantu Alor. Kecuali ke depan beasiswa KIP ini tidak ada lagi ya mungkin kita tidak terbantu lagi, tapi selagi masih ada, kita pasti ada jatahnya dari Pak Andre. Kita bersyukur dan saya minta terima kasih pada Pak Andre,” kata Alvons bangga pada AHP yang tidak umbar janji namun membuktikan dalam kinerjanya.

DIKTI Bantu 40 Beasiswa Mahasiswa Untrib

Selain beasiswa KIP Aspirasi AHP, Rektor Alvons mengapresiasi Dikti karena tahun 2021 ini Untrib juga mendapat bantuan beasiswa dari LLDIKTI Wilayah XV. Total jumlah bantuan beasiswa yang diberikan adalah sebanyak 40 orang dari kelas reguler.

Baca Juga: https://tribuanapos.net/2021/08/17/momentum-hut-ri-76-wakil-ketua-dprd-alor-beri-penghargaan-pada-nelayan-yang-melepas-penyu-ke-habitatnya/

Rektor mengucapkan terima kasih pada AHP dan Dikti melalui LLDIKTI XV yang sudah memberikan perhatian penuh pada Untrib. Ia mengaku bantuan ini sangat menolong banyak orang tua di Alor yang kurang mampu tetapi anaknya berprestasi.

Alvons memastikan bahwa beasiswa tersebut akan disalurkan tepat sasaran pada mahasiswa yang benar-benar membutuhkan serta penggunaannya pun akan diawasi pihak kampus.

Untrib dapat Andoid dari Dikti

Rektor Untrib Alvons Gorang mengatakan, Untrib di tahun 2021 ini juga mendapat bantuan 266 Hanphone Android dari Dikti. Bantuan itu akan disalurkan kepada mahasiswa Untrib untuk digunakan kuliah online di masa pademi Covid-19.

Baca Juga: https://tribuanapos.net/2021/08/14/sengketa-lahan-proyek-tpa-lembur-diadukan-ke-dprd-alor/

“Kita juga dapat bantuan HP Android Tablet sebanyak 266 unit. HP ini nanti kita bagi kepada mahasiswa yang tidak punya HP saat kuliah online,” katanya sambil menujukan paket bantuan Hanphone dari DIKTI.

Alvons menjelaskan bantuan itu diperoleh Untrib berkat ia menjadi peserta dalam kegiatan yang diselenggarakan Dikti tahun 2020 bertepatan awal pandemi mulai merebak di tanah air.

Rektor mengatakan, dalam materi tersebut ia juga diminta paparkan tantangan belajar mahasiswanya di masa pandemi Covid-19, salah satunya keterbatasan Hanphone dan Laptop.

Setelah kegiatan itu, Dikti kemudian memprogramkan bantuan Hanphone dan laptop ke kampus-kampus terpencil dan terluar yang masih memiliki keterbatasan fasilitas belajar. “Nanti ada juga bantuan Laptop untuk kita,” pungkas Alvons. (*dm).