Foto: Tim SAR Gabungan sedang mencari korban Arkalaus Takalapeta yang tenggelam di Perairan Tanjung Lisomu, Alor Timur. (Sumber Foto: Humas Polres Alor).
Kalabahi – Tim SAR Gabungan mengarahkan seluruh kekuatan SAR untuk mencari korban Arkalaus Takalapeta (67) yang tenggelam dengan perahu Ketinting pada, Minggu (4/5) di perairan Tanjung Lisomu, Alor Timur.
Pencarian terhadap korban Arkalaus di perairan Tanjung Lisomu, Desa Maritaing, Kecamatan Alor Timur memasuki hari ketiga pada Selasa (6/5), namun hingga sore hari korban belum juga ditemukan.
Kegiatan pencarian dimulai pukul 07.30 WITA dan melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi, di antaranya Satpolairud Polres Alor, Pos SAR Alor, BPBD Alor, Polsek Alor Timur, Koramil 1622-03 Maritaing, Pos AL Alor, Kepala Desa Elok dan Warga masyarakat dari Desa Elok.
Operasi pencarian dilakukan melalui dua metode: penyisiran laut dan darat. Untuk laut, digunakan 1 unit kapal milik Satpolairud, 1 perahu karet SAR, 1 perahu karet BPBD Alor, dan 2 perahu motor milik warga.
Penyisiran dilakukan di sekitar perairan Tanjung Lisomu hingga wilayah laut Desa Elok. Sementara tim darat menyusuri pantai dan pesisir sekitar Desa Maritaing dan Dusun I Karangle, Desa Elok.
Pada pukul 12.00 WITA, tim dari Satpolairud dan anggota Polsek Alor Timur mendatangi rumah korban di Dusun II Erana, Desa Elok, guna melakukan pemeriksaan terhadap juragan perahu dan 6 penumpang selamat lainnya. Setelah itu, pencarian kembali dilanjutkan.
“Pukul 14.50 WITA, penyelaman dilakukan oleh anggota Satpolairud di lokasi awal tenggelamnya korban di Tanjung Lisomu. Namun hingga pukul 15.30 WITA, upaya penyelaman belum membuahkan hasil,” kata Otoritas Tim SAR Gabungan dilansir dari Tribratanews.com, Selasa (6/5) di Kalabahi.
Pencarian resmi dihentikan sementara pada pukul 16.10 WITA dan dijadwalkan akan dilanjutkan kembali pada hari Rabu, 7 Mei 2025 pukul 08.00 WITA.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap tenang dan mendukung proses pencarian korban hingga selesai sesuai SOP SAR yang ada. (*dm).