Kadis PUPR Alor Perintah Perbaikan Proyek Jalan Ruas Maiwal-Buraga

Kadis PUPR Alor, Ir. Melianus Atakay. (Sumber: FB Melianus Atakay).
Kadis PUPR Alor, Ir. Melianus Atakay. (Sumber: FB Melianus Atakay).

Kalabahi –

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Alor Provinsi NTT, Melianus Atakay mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan kualitas pekerjaan proyek jalan kabupaten ruas Maiwal-Buraga di Kecamatan ABAD Selatan yang diduga dikerjakan tidak bermutu.

Kadis Melianus menjelaskan, memang proyek tersebut sudah proses akhir selesai masa pelaksanaan konstruksi dan sudah dilakukan serah terima pertama atau PHO (provisional hand over) antara Kontraktor pelaksana dan PPK (pejabat pembuat komitmen).

Dari hasil pemeriksaan PPK, lanjut Mel, proyek tersebut terindikasi bermasalah sehingga sudah diperintahkan untuk perbaiki bagian yang mengalami kerusakan.

Baca Juga: https://tribuanapos.net/2021/08/05/proyek-jalan-kabupaten-alor-ruas-maiwal-buraga-diduga-dikerjakan-tidak-bermutu/

“Ia itu (proyek) tim PHO sudah periksa dan sudah perintahkan untuk perbaiki bagian yang terjadi kerusakan,” kata Kadis Melianus Atakay dikonfirmasi wartawan soal proyek itu pada Kamis (5/8/21) di Kalabahi.

Kadis Melianus mengakui hasil pemeriksaan tim PHO memang ditemukan proyek jalan itu di beberapa titik mengalami kerusakan akibat masih sementara dikerjakan sudah dilewati kenderaan roda dua dan empat.

Meski demikian, Melianus memastikan bahwa tim PHO sudah meminta rekanan untuk memperbaiki kerusakan tersebut supaya kualitasnya bisa terjaga untuk jangka waktu yang lama.

Baca Juga: https://tribuanapos.net/2021/08/05/pulangkan-jenazah-dari-kupang-ke-alor-istri-alm-imanuel-ouw-sampaikan-terima-kasih-pada-gubernur-ntt/

“Memang saat pengerjaan tidak bisa dihindari untuk kendaraan roda dua dan empat melewati jalan tersebut walaupun masih belum cukup umur untuk dilewati sehingga ada bagian-bagian yang mengalami kerusakan dan harus diperbaiki,” ungkapnya.

DPRD Minta Kontraktor Utamakan Kualitas Pekerjaan
Foto: Aktivis senior Gerson Blegur sementara mengukur volume proyek jalan Rabat Beton ruas Maiwal-Buraga, Rabu (4/8) di Kecamatan ABAD Selatan. Hasil investigasinya itu ia simpulkan bahwa pekerjaan proyek jalan tersebut diduga dikerjakan tidak bermutu.
Foto: Aktivis senior Gerson Blegur sementara mengukur volume proyek jalan Rabat Beton ruas Maiwal-Buraga, Rabu (4/8) di Kecamatan ABAD Selatan. Hasil investigasinya itu ia simpulkan bahwa pekerjaan proyek jalan tersebut terindikasi tidak bermutu.

Persoalan proyek jalan ruas Maiwal-Buraga mendapat sorotan dari Anggota DPRD Alor Dapil II, Ernes Mokoni. Politisi PKB itu meminta pihak rekanan utamakan kualitas dalam pekerjaan.

“Saya harap kontraktor yang melaksanakan proyek jalan di Desa Pintu Mas kampung Maiwal itu tidak asal kerja tetapi harus mengutamakan kualitas dan ikut aturan teknis yang ada,” kata Ernes dicegat wartawan siang tadi meminta tanggapannya soal problem jalan di dapilnya.

Baca Juga: https://tribuanapos.net/2021/08/04/tentang-proyek-jalan-provinsi-di-alor-gabriel-binna-jangan-sampai-pinjaman-belum-selesai-barang-sudah-rusak/

“Tidak boleh pembangunan yang menggunakan uang rakyat itu melahirkan pembangunan dengan kualitas yang buruk, karena yang rugi nanti adalah rakyat sebagai pengguna jalan,” sambung Ernes yang kini duduk di Komisi III mitra PUPR itu.

Ernes mengimbau kontraktor yang mengerjakan proyek jalan supaya lebih mengedepankan aspek mutu karena jalan merupakan urat nadi menggerakan ekonomi masyarakat perdesaan di tengah pandemi covid-19.

“Kalau jalan rusak menghambat aktivitas ekonomi di desa khususnya bagi petani yang mau ke kota menjual hasil komoditi, atau sebaliknya pedagang yang mau ke desa membeli hasil komoditi petani,” katanya.

Baca Juga: https://tribuanapos.net/2021/08/03/alor-status-ppkm-level-3-bupati-keluarkan-instruksi/

Ia berharap Dinas PUPR Alor segera mengirimkan tim teknis atau konsultan pengawas ke lokasi, melihat fisik pembangunan jalan tersebut. Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan proyek dikerjakan tidak sesuai spesifikasi kontrak maka dinas PUPR perlu meminta kontraktor memperbaikinya.

“Kita berharap di periode kedua bapak Bupati Alor dengan program Alor Sehat, Kenyang dan Pintar ini benar-benar dirasakan masyarakat. Oleh sebab itu jalan sebagai infrastruktur pendukung harus benar-benar berkualitas karena yang masyarakat soroti nanti bukan kontraktor tetapi pemerintah dalam hal ini Bupati dan DPRD. Jadi sebagai Anggota DPRD wajib kami lanjutkan aspirasi rakyat lewat kritik dan saran kepada dinas dan pihak kontraktor untuk bisa memperbaikinya,” pungkasnya sambil pastikan akan bicara masalah itu di sidang DPRD terdekat.

Baca Juga: https://tribuanapos.net/2021/08/03/pupr-ntt-dipastikan-periksa-fisik-proyek-jalan-provinsi-di-alor-yang-bermasalah/

Proyek pembangunan jalan kabupaten Alor provinsi NTT ruas Maiwal-Buraga di Kecamatan Alor Barat Daya (ABAD) Selatan diduga dikerjakan tidak berkualitas. Indikasi buruknya kualitas jalan rabat beton tersebut terungkap melalui investigasi aktivis senior Gerson Blegur pada Rabu (4/8/21) di wilayah itu.

Seusai investigasi, Gerson menyimpulkan bahwa proyek jalan Maiwal-Buraga dikerjakan sudah sesuai volumenya yakni spek lebar dan tebal jalan. Akan tetapi yang jadi masalah adalah kualitas material pasir dan komposisi material lainnya diduga tidak sesuai spesifikasi teknis.

Informasi yang dihimpun media ini, ruas Jalan Maiwal-Buraga tersebut diduga dikerjakan oleh Kontraktor CV Michel Muchele dengan sumber dana APBD 2020 senilai ratusan juta rupiah. Namun sampai berita ini tayang, tribuanapos.net belum bisa mengkonfirmasi kontraktor perusahaan itu. (*dm).